Disambut Hangat di 'Indonesia Kecil', 38 Mahasiswa FBD UB Resmi Mulai Pengabdian di Arjowilangun
ARJOWILANGUN – Aula Desa Arjowilangun menjadi saksi dimulainya sinergi antara dunia akademis dan masyarakat pedesaan pada Selasa, 30 Juni 2026. Sebanyak 38 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) secara resmi diterima oleh Pemerintah Desa untuk melangsungkan program pengabdian bertajuk FISIP Bakti Desa (FBD) ARCAPADA 2026.
Acara penerimaan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Arjowilangun, jajaran perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh peserta mahasiswa FBD. Suasana hangat dan kekeluargaan sangat terasa sejak awal kegiatan dimulai.
Mengenal Arjowilangun Sebagai 'Indonesia Kecil'
Dalam sambutannya, Kepala Desa Arjowilangun, Kuswianto, S.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus memperkenalkan profil singkat wilayahnya. Beliau memaparkan bahwa desa ini terdiri dari 5 dusun, yang terbagi dalam 7 RW dan 68 RT.
Hal yang paling ditekankan oleh Kepala Desa adalah tingginya nilai toleransi yang mengakar di masyarakat. Beliau menyebut Arjowilangun layaknya "Indonesia Kecil". Mayoritas penganut agama di Indonesia hidup rukun berdampingan di desa ini, mulai dari Islam, Kristen, Katolik, hingga Hindu, menjadikan Arjowilangun sebagai desa percontohan moderasi beragama yang guyub rukun.
Untuk dinamika sosial-ekonomi, Kuswianto menyebutkan bahwa mata pencaharian warga sangat beragam, mulai dari sektor pertanian, hingga warga yang merantau ke luar pulau dan luar negeri. Beliau juga memperkenalkan kekayaan tradisi desa, salah satunya tradisi "Bersih Desa" yang rutin digelar pada bulan Selo (dalam bulan jawa) dengan melibatkan seluruh elemen kesenian lokal serta seluruh warga masyarakat desa.
Pesan Etika dan Ilmu yang Bermanfaat.
Menyerahkan mahasiswanya secara resmi, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) FBD UB, M. Fikri Ar, S.Kom., M.A.,Ph.D., yang hadir bersama DPL Arief Budi Nugroho, S.Sos., M.Si., mengawali pesannya dengan tradisi sopan santun 'kulonuwun' atau permisi kepada seluruh warga desa.
Fikri berpesan tegas kepada para mahasiswa agar senantiasa mengedepankan akhlak mulia dalam setiap aktivitas keseharian. Kejujuran, amanah, dan kebaikan harus diutamakan, mengingat para peserta membawa nama besar institusi Universitas Brawijaya di pundak mereka.
Lebih lanjut, beliau menitipkan pesan bahwa ilmu yang didapat di bangku kuliah tidak boleh hanya bermanfaat untuk diri sendiri, melainkan harus dibagikan dan dirasakan manfaatnya oleh orang lain. Beliau juga memohon izin kepada Kepala Desa agar sudi melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan agar ilmu mereka dapat menjadi amaliah yang nyata.
Kesiapan Mahasiswa Membaur dengan Warga
Merespons sambutan hangat tersebut, perwakilan kelompok mahasiswa FBD UB menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas penerimaan yang sangat baik dari Pemerintah Desa Arjowilangun.
Pihak mahasiswa menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi aktif selama pelaksanaan kegiatan FBD berlangsung, sekaligus memohon bimbingan dan arahan secara berkelanjutan dari perangkat desa agar program kerja yang dicanangkan dapat berjalan tepat sasaran.
Sebagai penutup, Kuswianto turut menaruh harapan besar kepada para mahasiswa agar dapat memberikan contoh yang baik. Kehadiran para akademisi muda ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi bagi anak-anak dan pemuda Desa Arjowilangun untuk semangat menempuh pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin