Bazar Raya Arjowilangun 2026 Resmi Dibuka dengan Semangat Kemandirian Pemuda

13 Mei 2026
Mas Carik
Dibaca 6 Kali
Bazar Raya Arjowilangun 2026 Resmi Dibuka dengan Semangat Kemandirian Pemuda

ARJOWILANGUN – Suasana di depan Balai Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, berubah menjadi pusat keramaian yang meriah pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Tepat pukul 20.00 WIB, Kepala Desa Arjowilangun, Kuswianto, secara resmi membuka Bazar Raya dalam rangka Bersih Desa Arjowilangun 2026. Acara ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud nyata kebangkitan ekonomi lokal yang dimotori oleh generasi muda.

Dalam sambutannya, Kuswianto memberikan apresiasi tinggi kepada Karang Taruna yang berhasil mengelola anggaran stimulan desa sebesar Rp10 juta menjadi sebuah perhelatan besar yang megah. "Modal dari desa untuk pemuda sebesar 10 juta rupiah ternyata mampu menggerakkan potensi yang luar biasa hingga bisa mengadakan bazar raya serta hiburan seperti malam ini," ujar Kuswianto di hadapan warga yang memadati lokasi. Ia juga menekankan pentingnya dukungan pihak swasta melalui sponsorship yang turut menyukseskan acara tersebut.

Ketua Karang Taruna Desa Arjowilangun, Mateus Subowo, menegaskan bahwa seluruh elemen pemuda telah berkomitmen untuk memberikan yang terbaik. Menurutnya, persiapan teknis telah dilakukan jauh-jauh hari demi memastikan Bazar Raya menjadi magnet ekonomi bagi pedagang lokal. "Kami berupaya menghadirkan yang terbaik untuk kegiatan bersih desa ini. Terima kasih kepada Pemerintah Desa Arjowilangun, Panitia Bersih Desa serta teman-teman pemuda yang telah bekerja keras mempersiapkan bazar mulai awal hingga nanti selesai," ungkap Mateus.

Ketua Panitia Bersih Desa, Turiadi, menyatakan rasa harunya melihat antusiasme masyarakat yang datang berduyun-duyun sejak sore hari. "Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat Arjowilangun yang tidak hanya hadir, tetapi juga memberikan sumbangan tenaga maupun materi demi suksesnya acara ini," tuturnya. Menurut Turiadi, semangat gotong royong inilah yang menjaga tradisi Bersih Desa tetap eksis di tengah arus modernisasi.

Kegiatan ini secara simbolis ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Kepala Desa didampingi jajaran Forkopimcam Kalipare. Kehadiran para pejabat kecamatan menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pelestarian adat sekaligus pemberdayaan ekonomi desa. Bazar ini diharapkan menjadi sarana bagi warga untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka. Kuswianto menutup sambutannya dengan doa agar para pedagang yang berpartisipasi mendapatkan keuntungan maksimal. "Semoga dagangannya laris manis," pungkasnya.

Pesta rakyat ini berlangsung hingga pukul 23.00 WIB dengan situasi yang sangat kondusif. Selain bazar, warga juga disuguhi hiburan musik tradisional yang menambah hangat suasana malam di Arjowilangun.