KKM UIN Malang Resmi Dimulai, Mahasiswa Siap Mengabdi dan Belajar Bersama Masyarakat Desa Arjowilangun

24 Desember 2025
Administrator
Dibaca 149 Kali
KKM UIN Malang Resmi Dimulai, Mahasiswa Siap Mengabdi dan Belajar Bersama Masyarakat Desa Arjowilangun

Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dijadwalkan berlangsung mulai 23 Desember 2025 hingga 4 Februari 2026.

Pelaksanaan KKM diawali dengan forum serah terima dari dosen pembimbing lapangan kepada Pemerintah Desa Arjowilangun. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok 66 KKM UIN Malang, Darvesh Fajriansyah, menyampaikan harapannya agar mahasiswa mendapatkan bimbingan dan arahan selama menjalankan program KKM di desa Arjowilangun.

“Kami mohon bimbingan dari pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam proses pelaksanaan KKM di Desa Arjowilangun, agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan KKM UIN Malang, Nasikhin Muad, Lc., M.A., menekankan pentingnya mahasiswa untuk memahami dan menyesuaikan diri dengan kehidupan sosial masyarakat desa. Menurutnya, pengetahuan akademik yang dimiliki mahasiswa perlu dilengkapi dengan pemahaman sosial dan budaya masyarakat setempat.

“Ilmu sudah lengkap di kampus, yang kurang adalah ilmu masyarakat. Mahasiswa diharapkan mengikuti aturan dan norma yang berlaku agar tidak terjadi hal-hal yang bertentangan dengan masyarakat,” tegasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman moderasi beragama, khususnya dalam konteks kehidupan sosial keagamaan di Desa Arjowilangun.

Lebih lanjut, Nasikhin Muad mendorong mahasiswa agar tidak sungkan berkomunikasi dan berkonsultasi dengan Kepala Desa maupun perangkat desa terkait pelaksanaan program KKM. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Arjowilangun atas kesediaannya menerima mahasiswa KKM UIN Malang, serta memohon maaf apabila terdapat mahasiswa yang bersikap kurang sopan selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Kepala Desa Arjowilangun, Kuswianto,S.Pd., menyambut baik kehadiran mahasiswa KKM UIN Malang. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa terbuka untuk belajar dan berkolaborasi dengan mahasiswa, khususnya dalam bidang keagamaan dan penguasaan bahasa.

“Kami justru akan menimba ilmu dari mahasiswa KKM, karena ilmu agama dan bahasa juga sangat penting bagi masyarakat kami,” ungkapnya.

Kuswianto juga menjelaskan bahwa Desa Arjowilangun memiliki potensi sumber daya manusia yang beragam, termasuk banyaknya warga yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI), serta lembaga pendidikan yang lengkap mulai dari PAUD, SD/MI, SMPI/K dan Mts, hingga SMK. Ia mempersilakan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan keagamaan di dusun-dusun sesuai kebutuhan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Desa, apabila selama pelaksanaan KKM terdapat hal-hal yang kurang berkenan, kami mohon maaf. Segala permasalahan nantinya akan kami komunikasikan dengan baik,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan Pemerintah Desa, pelaksanaan KKM UIN Malang di Desa Arjowilangun diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa.