Batik Arjomulyo Harumkan Nama Arjowilangun, Raih Penghargaan SAK-RT 2025 di Bidang Ekonomi Kreatif
ARJOWILANGUN — Desa Arjowilangun kembali mencatat kebanggaan di tingkat Kabupaten Malang setelah berhasil meraih Piagam Penghargaan sebagai Peserta Lomba SAK-RT 2025, sebuah ajang yang menilai solidaritas, keamanan, kesehatan, lingkungan, dan inovasi di tingkat Rukun Tetangga. Pada tahun ini, Arjowilangun tampil percaya diri dengan mengusung Batik Arjomulyo sebagai ikon utama bidang Ekonomi Kreatif.
Batik Arjomulyo merupakan unit usaha batik lokal yang berlokasi di Pangganglele, Arjowilangun, Kecamatan Kalipare. Dikelola langsung oleh Antonia Supraptini, usaha ini telah menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, yang ikut berpartisipasi dalam proses produksi batik mulai dari desain, pewarnaan, hingga pemasaran. Masyarakat dapat menghubungi Batik Arjomulyo melalui nomor 081554139423 atau mengunjungi lokasi produksi yang berada di RT 39 RW 04 Dusun Pangganglele Desa Arjowilangun.
Keikutsertaan Batik Arjomulyo dalam Lomba SAK-RT 2025 menunjukkan keseriusan Desa Arjowilangun dalam memajukan sektor ekonomi kreatif. Dalam proses penilaian, Arjowilangun berhasil menampilkan bagaimana ekonomi kreatif dapat menjadi penggerak roda perekonomian warga. Mulai dari pelatihan, proses kreatif batik, hingga pameran produk—semuanya menjadi bagian dari kerja nyata warga demi membawa nama baik desa.
Piagam Penghargaan SAK-RT 2025 yang diterima oleh RT perwakilan Arjowilangun menjadi bukti bahwa desa ini memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Arjowilangun sebagai salah satu desa dengan pertumbuhan UMKM yang paling aktif di wilayah Kalipare.
Pemerintah Desa Arjowilangun menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh warga yang terlibat, khususnya para pengrajin Batik Arjomulyo. Kepala Desa menyatakan bahwa capaian ini bukan hanya keberhasilan RT peserta, tetapi juga wujud komitmen desa untuk terus mendukung UMKM, melahirkan produk kreatif, dan membuka peluang baru bagi masyarakat.
Pemerintah desa juga berharap agar penghargaan SAK-RT ini dapat menjadi pemantik semangat bagi pengembangan program ekonomi kreatif lainnya. Ke depan, desa berencana memperluas pelatihan, membuka akses pemasaran, serta menghubungkan UMKM desa dengan berbagai jaringan ekonomi di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Dengan prestasi ini, Arjowilangun membuktikan bahwa kreativitas warga, dedikasi pengrajin lokal, dan dukungan pemerintah desa mampu menjadi kekuatan bersama yang mengangkat nama desa di tingkat kabupaten. Batik Arjomulyo bukan hanya karya seni, tetapi simbol kemajuan ekonomi kreatif Arjowilangun.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin