Bupati Malang Buka Workshop Transformasi Bisnis Berbasis AI, PKK Arjowilangun Tampilkan Kinerja Digital Unggul

19 November 2025
Administrator
Dibaca 152 Kali
Bupati Malang Buka Workshop Transformasi Bisnis Berbasis AI, PKK Arjowilangun Tampilkan Kinerja Digital Unggul

MALANG – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, resmi membuka Workshop Bisnis bertema “Transformasi Bisnis dengan Artificial Intelligence (AI), Inovasi untuk Keluarga” di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (18/11). Acara ini dihadiri Kepala DPMD Kabupaten Malang Eko Margianto, Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaidah Sanusi, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang Sari Widiati Budiar. Narasumber utama adalah Herman Kurniawan, S.Kom, CEO Biang Kreatif Brand Agency.

Kegiatan tersebut mengumpulkan para Ketua TP PKK Kecamatan, perwakilan PKK Desa/Kelurahan, serta anggota KIM se-Kabupaten Malang untuk memperkuat literasi digital dan wawasan bisnis modern berbasis kecerdasan buatan. Bupati Sanusi menegaskan bahwa PKK memiliki jaringan paling dekat dengan keluarga sehingga harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi digital.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan penghargaan Desa Teraktif Aplikasi E-PKK Tahun 2025. Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, meraih peringkat pertama dengan total input data mencapai 15.720, melampaui desa-desa lain di Kabupaten Malang. Capaian ini menjadi bukti keseriusan PKK Arjowilangun dalam mendorong transformasi digital dan ketepatan pendataan keluarga. Selain itu, penghargaan diberikan kepada Desa Majangtengah (14.044 data) dan Kelurahan Lawang (13.241 data). Bupati juga menyerahkan bibit pohon kelengkeng kepada peserta workshop.

Dalam arahannya, Sanusi menekankan bahwa pemanfaatan AI perlu diinternalisasikan dalam kegiatan PKK agar lebih relevan bagi generasi muda. PKK, katanya, bukan hanya menjalankan program pemberdayaan keluarga, tetapi juga harus mampu menjadi motor inovasi sosial. “Digitalisasi dan AI bisa menjadi peluang bagi kader PKK untuk mempercepat penyebaran informasi serta meningkatkan efektivitas program,” ujarnya.

Ia juga mendorong keterlibatan kader muda dalam kepemimpinan PKK sehingga proses regenerasi berjalan, termasuk melalui program-program kreatif seperti kewirausahaan digital dan pelatihan berbasis media sosial.

Keberhasilan Desa Arjowilangun menjadi desa teraktif E-PKK diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan tata kelola digital. Dengan kemampuan kader PKK Arjowilangun yang semakin melek teknologi, desa ini dianggap mampu beradaptasi dengan cepat dalam mendukung program pembangunan keluarga dan penguatan ekonomi masyarakat.

Bupati Sanusi berharap seluruh peserta workshop dapat menerapkan ilmu yang diperoleh demi mempercepat transformasi bisnis PKK serta meningkatkan kesejahteraan keluarga di seluruh Kabupaten Malang.