Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial: Mahasiswa UM Belajar Bersama Masyarakat Kelompok 2 Berpartisipasi dalam Santunan Anak Yatim dan Kaum Duafa

20 Juli 2026
Mas Carik
Dibaca 27 Kali
Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial: Mahasiswa UM Belajar Bersama Masyarakat Kelompok 2 Berpartisipasi dalam Santunan Anak Yatim dan Kaum Duafa

Arjowilangun, Kabupaten Malang – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Kelompok 2 Desa Arjowilangun turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan Santunan Anak Yatim dan Kaum Duafa yang diselenggarakan di Masjid Al-Fatah, Dusun Barisan, pada Jumat, 3 Juli 2026. Keterlibatan mahasiswa dimulai sejak H-1 pelaksanaan hingga kegiatan selesai sebagai bentuk nyata pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.

Sehari sebelum acara berlangsung, mahasiswa bersama panitia dan warga bergotong royong mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan. Berbagai pekerjaan dilakukan secara bersama-sama, mulai dari membantu proses penyembelihan kambing, memasak hidangan, melipat kardus konsumsi, hingga menyiapkan perlengkapan acara. Kebersamaan yang terjalin selama proses persiapan mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat Dusun Barisan.

Pada hari pelaksanaan, mahasiswa kembali berperan aktif sebagai penerima tamu serta membantu memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB diawali dengan penampilan hadrah yang menambah suasana religius dan semarak. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa sebagai wujud kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama.

Suasana menjadi semakin khidmat saat memasuki sesi mau'idhotul hasanah. Pesan-pesan yang disampaikan mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperkuat keimanan, memperbanyak rasa syukur, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Tausiah tersebut memberikan kesan mendalam bagi mahasiswa, sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat juga diwujudkan melalui nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan.

Melalui keterlibatan sejak tahap persiapan hingga berakhirnya acara, mahasiswa UM Belajar Bersama Masyarakat Kelompok 2 memperoleh pengalaman berharga mengenai arti gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, tetapi juga menjadi pembelajaran nyata bahwa semangat berbagi akan selalu menghadirkan kebahagiaan bagi setiap orang yang terlibat.